Hallo..., i’m back J makasih
sebelumnya buat kalian yang mau mampir di blog gue dan nyempatin baca apalagi
komen.. Mercy.., sebelumnya gue pernah ngepost tentang warna kesukaan gue,
Green. Dan gue baru baca komentar’’nya,, ternyata ada yang request warna
kesukaan mereka... nah, gue post aja sekalian..
1. Arti Warna Merah
Seperti halnya warna api,
darah, maupun Matahari, warna merah kerap berkonotasi dengan kekuatan,
adrenalin, gairah, serta semangat. Dunia psikologi sering kali mengaitkan arti
warna merah dengan energi, gairah, kekuatan, kegembiraan, cinta,
enerjik, kemewahan, nafsu dan peringatan. Selain itu, warna merah juga identik
dengan kekerasan, kecemasan, bahkan agresivitas.
Sedangkan warna merah muda
(campuran merah dengan putih) atau kita kenal dengan warna pink dianggap
melambangkan cinta dan romantisme. Itu sebabnya, merah muda populer dengan
warna “cinta”, berhubungan dengan perempuan, dan kesan feminim.
2. Arti Warna Hijau
Menjadi representasi dari
warna alam, warna hijau sarat akan harmoni (keseimbangan), kesuburan,
kesegaran, kedamaian, hingga efek relaksasi bagi seseorang. Kendati punya
dampak negatif (menimbulkan rasa terperangkap, kebosanan, ambisi, dan
kelemahan),
Warna hijau dipercaya
mampu menurunkan stres, melambangkan penyembuhan, hingga mendorong perasaan
empati. Dalam psikologi warna, hijau kerap digunakan untuk
membantu seseorang yang berada dalam situasi tertekan-agar lebih mampu
menyeimbangkan dan menenangkan emosinya.
3. Arti Warna Orange atau
Jingga
Warna Orange Dianggap
mampu “merangsang” emosi, tidak heran jika warna orange kerap digunakan pada
tempat-tempat makan atau justru di lingkungan kerja yang membutuhkan
produktivitas. Dengan daya tariknya yang kuat, warna orange melambangkan
kehangatan, kenyamanan, keceriaan, bahkan optimisme.
Sayangnya, dalam dunia
desain, penggunaan warna oranye yang berlebihan dapat memberikan kesan “murah”,
bahkan “mudah dijangkau”. Lebih dari itu, penggunaan warna orange secara
dominan bahkan bisa menciptakan kesan ramai, gaduh, hingga merangsang perilaku
hiperaktif. Sebagai penyeimbang, Anda dapat menggunakan warna ungu atau biru.
4. Arti Warna Kuning
Secara umum, warna terang
seperti halnya kuning, memberikan kesan ceria, bahagia, energik, dan rasa
optimis. Adapun penggunaan warna kuning pada ruangan dipercaya mampu merangsang
aktivitas pikiran dan mental, bahkan berdampak pada meningkatnya kemampuan
analisis seseorang.
Muncul satu anggapan,
mereka yang menyukai warna kuning cenderung lebih bijaksana, cerdas (akademis),
kreatif, serta piawai dalam menciptakan ide dan berinovasi. Sayangnya, seluruh
manfaat positif tersebut tidak lepas dari risiko kecemasan, inkonsisten, rasa
gelisah, bahkan tekanan stres–khususnya bagi mereka si penggemar warna kuning.
5. Arti Warna Biru
Dalam ranah desain
interior, warna biru sering kali digunakan untuk menciptakan kesan luas,
stabil, sejuk, dingin, dan relaksasi pada ruangan. Dari segi kesehatan,
penggunaan warna biru diyakini mampu meningkatkan konsentrasi, mengatasi rasa
cemas, tekanan darah tinggi, migrain, bahkan insomnia.
Adapun arti warna
biru ditengarai berhubungan dengan profesionalitas, kecerdasan,
kepercayaan diri, bahkan menjadi simbol kekuatan. Sayangnya, warna biru juga
kerap berasosiasi dengan sikap dingin, keras kepala, tidak ramah, dan kurangnya
empati.
6. Arti Warna Ungu
Jarang ditemukan di alam,
membuat warna ungu kerap dipersepsikan dengan imajinasi, spiritualitas, dan
sisi misterius. Itu sebabnya, penggunaan warna ungu dianggap mampu menarik
perhatian, memancarkan kekuatan–bahkan tidak lepas dari kesan lain, seperti
ambisius, independen, kebijaksanaan, visioner, bahkan kemewahan.
Sayang, penggunaan warna
ungu secara berlebihan juga memiliki sisi negatif dan memiliki kesan kurang
teliti dan “kesendirian”.
7. Arti Warna Hitam
Elegan, misterius, namun atraktif. Tidak
heran jika warna yang populer dalam ranah fashion ini menjadi
favorit banyak orang. Bagaimanapun, warna hitam merepresentasikan kekuatan,
rasa percaya diri, dramatis, misterius, klasik. Bahkan dalam banyak kasus:
melambangkan maskulinitas.
Namun, penggunaan warna hitam yang terlalu
dominan, bahkan secara tidak seimbang, dapat menciptakan kesan lain, seperti
suram, gelap, bahkan menakutkan. Adapun pemakaian dalam intensitas besar bisa
saja menimbulkan perasaan tertekan yang lekat dengan kondisi hampa, kerusakan,
duka, hingga kematian.
8. Arti Warna Putih
Kontras dengan warna hitam, putih erat
kaitannya dengan kesan bersih, suci, ringan, dan “terang”. Adapun diyakini
punya “kekuatan” untuk mengurangi rasa sakit, tidak heran jika warna putih
sering kali dijumpai dalam dunia kesehatan. Seperti halnya di rumah sakit.
Sementara warna putih dalam jumlah yang
“sesuai” dapat memberi kesan keterbukaan dan kebebasan. Namun, penggunaan warna
putih secara berlebihan bisa saja berdampak pada nyeri kepala dan mata lelah.
9. Arti Warna Cokelat
Masuk dalam kategori warna alam yang “netral”, cokelat
identik dengan stabilitas dan kehangatan. Biasa bersanding dengan warna hijau,
paduan cokelat sendiri dipercaya mampu menciptakan kenyamanan, keakraban, serta
rasa “aman”.
Sayang, penggunaan warna cokelat secara berlebihan bisa saja
memberikan kesan dominan yang kaku, kolot, pesimis, bahkan tidak
berperasaan.
10. Arti Warna Abu-abu
Campuran antara warna hitam dan putih ini kerap kali
digunakan sebagai “penetral”. Dalam sisi positif, warna abu-abu menggambarkan
keseriusan, kestabilan, kemandirian, bahkan memberikan kesan bertanggung jawab.
Namun, penggunaan warna abu-abu yang terlalu dominan
berdampak pada munculnya kesan membosankan dan tidak komunikatif. Selain itu,
beberapa kesan negatif akan muncul seperti kurang percaya diri,
kurang energi (tidak atraktif) bahkan depresi.
11. Arti Warna Emas
Warna emas memiliki makna
prestasi, kesuksesan, kemewahan, kemenangan dan juga kemakmuran. Sama seperti
emas dalam bentuk fisik yang menjadi komoditas berharga dan juga prestise di
setiap negara.
12. Arti Warna Tosca
Dalam psikologi warna,
warna tosca atau turquoise memiliki makna keseimbangan emosional, stabilitas,
ketenangan dan juga kesabaran. Warna tosca dipercaya dapat memberikan semangat ketika
seseorang stress mental atau kelelahan dan juga dihinggapi rasa kesepian.
Warna toska adalah warna
yang baik untuk membantu konsentrasi dan menenangkan sistem saraf sehingga
pikiran menjadi lebih jernih juga percaya diri. Warna tosca cocok digunakan
untuk pembicara ataupun untuk anda yang sering bekerja ‘multi-tasking’.
13. Arti Warna Magenta
Warna magenta merupakan
perpaduan antara warna merah dan ungu. Kandungan warna merah yang bermakna
semangat, kekuatan dan energi tertahan oleh energi tenang warna violet sehingga
menciptakan keseimbangan.
Maka dari itu. Warna
magenta memiliki makna keseimbangan baik itu keseimbangan dalam aspek fisik,
mental, spiritual ataupun emosional. Selain itu warna magenta memiliki filosofi
perubahan atau transformasi. Perubahan dari rasa ketidakbahagiaan, frustasi dan
marah menjadi kearah yang lebih baik.
Silahkan dibaca, dihayati, lalu dipahami(?)
Annyeong~~







































